Visi Satuan Pendidikan

Sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, visi dan misi SMA Negeri 7 Pandeglang berdasarkan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, serta tanggap terhadap terhadap tuntutan perkembangan zaman.

Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3 dijelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan,  pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut, dengan memiliki keseimbangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terpadu dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk tujuan satuan pendidikan dikembangkan berdasarkan pasal 1, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Latar belakang visi dan misi SMA Negeri 7 Pandeglang tidak terlepas dari tujuan pendidikan nasional terutama mewujudkan Profil Pelajar Pancasila beserta elemen-elemen didalamnya. Profil Pelajar Pancasila yang ingin dibentuk yaitu peserta didik yang beriman Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, memahami dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, peserta didik yang Berkebinekaan global dengan mengembangkan peserta didik yang mengenal budaya lokal dengan kemampuan komunikasi interkultural antara budaya lain

dalam memperkuat kebudayaan nasional. Kemudian, peserta didik yang memiliki kemampuan gotong royong dengan mengembangkan kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

Lalu peserta didik yang mandiri, dengan memiliki kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta dapat mengatur diri sendiri. Peserta didik yang bernalar kritis, mampu memproses informasi yang diperolehnya, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, melakukan refleksi atas informasi yang didapat serta mengambil keputusan. Kreatif, yaitu peserta didik yang memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinil, serta menghasilkan karya dan tindakan inovatif.

Dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan, sekolah menyusun visi dan misi, dan untuk mencapainya diperlukan program kerja yang baik dan berkelanjutan. Visi SMA Negeri 7 Pandeglang adalah ‘Terwujudnya warga sekolah yang berkarakter, berprestasi, terampil, peduli lingkungan, dan berwawasan global’.

A. Indikator Visi

Indikator ketercapaian visi sebagai berikut:

  1. Dihasilkan lulusan yang beriman dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, dan berkebinekaan global;
  2. Meningkatnya kemampuan literasi dan prestasi peserta didik pada bidang akademik maupun non akademik;
  3. Terbangunnya peserta didik yang terampil baik softskill maupun hardskill;
  4. Terwujudnya budaya sekolah sehat dan peduli lingkungan.
  5. Terwujudnya lulusan yang berwawasan dan berdaya saing global.

B. Misi Sekolah

Untuk mencapai visi dan membentuk Karakter Profil Pelajar Pancasila, maka SMA Negeri 7 Pandeglang menetapkan misi sebagai berikut:

  1. Menumbuhkembangkan prilaku religius warga sekolah
  2. Menciptakan budaya warga sekolah yang jujur, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong
  3. Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik peserta didik;
  4. Meningkatkan jumlah lulusan minimal 25 % melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi;
  5. Mengembangkan keterampilan IT dan kewirausahaan peserta didik;
  6. Menumbuhkan budaya sekolah sehat dan peduli lingkungan;
  7. Menumbuhkan kemampuan literasi peserta didik melalui program literasi sekolah.

C. TujuanSekolah

  1. Menyelenggarakan program pembiasaan sholat berjamaah dhuhur dan ashar, sholat sunah duha, pengajian pagi, pembiasaan ceramah bagi peserta didik.
  2. Menyelenggarakan lomba-lomba Hari Besar Islam.
  3. Menyelenggarakan kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
  4. Melibatkan peserta didik sebagai penyelenggara program kesiswaan.
  5. Melibatkan orangtua dalam pembentukan karakter peserta didik melalui seminar pengasuhan anak, sebagai narasumber, dan forum komunikasi orang tua/wali peserta didik.
  6. Membentuk kedisiplinan peserta didik melalui buku tata tertib peserta didik.
  7. Menyelenggarakan kegiatan peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan  melalui workshop, IHT, dan lain-lain.  
  8. Menyelenggarakan kegiatan sosial, dalam bentuk penggalangan dana untuk memberikan santunan kepada warga sekolah.
  9. Melakukan pembinaan khusus untuk persiapan lomba akademik dan non akademik berjenjang (KSN, FLS2N, LCC 2 Pilar, dll).
  10. Menyelenggarakan lomba-lomba tingkat sekolah sebagai ajang pencarian bibit unggul.
  11. Menyelenggarakan ekstrakukuler yang berorientasi pada lomba akademik dan non akademik berjenjang (KSN, FLS2N, LCC 2 Pilar, dll).
  12. Menyelenggarakan kegiatan sosialisasi perguruan tinggi melalui alumni berbagi pengalaman, kunjungan ke kampus.
  13. Mengikutsertakan peserta pada lomba yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi, menyelenggarakan seleksi masuk ke PTN, dan bimbingan karir.
  14. Melaksanakan pembelajaran berbasis informasi dan teknologi melalui pembuatan video pembelajaran, penggunaan aplikasi pembelajaran, dan lain-lain.
  15. Mengembangkan kewirausahaan peserta didik melalui kegiatan projek dan pelatihan.
  16. Menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui program pengurangan penggunaan dan pengelolaan sampah plastik.
  17. Meningkatkan kesehatan warga sekolah melalui kerjasama dengan puskesmas, menyelenggarakan seminar kesehatan remaja, optimalisasi UKS.
  18. Menyediakan akses internet dan perangkat IT untuk warga sekolah.
  19. Perpustakaan berbasis digital melalui otomatisasi kartu perpustakaan dan layanan bahan bacaan daring.
  20. Menumbuhkan kemampuan literasi peserta didik melalui laporan baca, tinjauan buku, dan menulis buku.
  21. Menyediakan taman bacaan.

Profil Pembelajaran

Pengembangan Profil Pembelajaran SMA Negeri 7 Pandeglang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila dengan tujuan  sebagai berikut:

  1. Pembentukan karakter berdasar Profil Pelajar Pancasila
  2. Melaksanakan pembiasaan sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila secara terintegrasi pada 100% mata pelajaran yang diselenggarakan baik dalam bentuk tatap muka atau dalam bentuk kegiatan proyek.
  3. Melaksanakan 100% penilaian sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila.
  4. Mendorong 100% pelajar mencapai minimal predikat BAIK pada penilaian sikap berbasis Profil Pelajar Pancasila
  5. Proses belajar yang menyenangkan namun tetap berkualitas
  6. Mendorong agar tingkat keterlibatan pelajar dalam proses belajar mengajar mencapai minimal 95%.
  7. Mengelola proses belajar mengajar agar tingkat kepuasan pelajar mencapai minimal 90%.
  8. Keahlian berfikir kreatif dan berfikir kritis
  9. Mengintegrasikan project based learning pada 100% mata pelajaran.
  10. Memfasilitasi 100% pelajar menghasilkan minimal 1 produk kreatif per tahun dari project based learning.
  11. Melaksanakan 100% proses penilaian yang mengandung minimal 25% soal bertipe HOTS. d. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 70% soal bertipe HOTS dengan dengan benar.
  12. Penguasaan 6 literasi dasar
  13. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 100% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 1 dengan benar.
  14. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 80% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 2 dengan benar.
  15. Membekali agar 100% pelajar mampu menjawab minimal 60% soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dengan tingkat level kognitif 3 dengan benar.
  16. Kompetensi pengetahuan dan keterampilan minimal tingkat SMA
  17. Memfasilitasi 100% pelajar untuk mampu mencapai rata-rata nilai akhir tahun ajaran minimal 75 pada aspek pengetahuan dan keterampilan.
  18. Menangani 100% pelajar yang mengalami permasalahan pembelajaran agar dapat terselesaikan.
  19. Membekali 100% pelajar dengan pengetahuan tata cara penulisan karya ilmiah melalui proyek Profil Pelajar Pancasila
  20. Memfasilitasi 100% pelajar menghasilkan minimal 1 karya tulis ilmiah sesuai dengan minatnya dengan maksimal 20% pada plagiarism score (menggunakan turnitin checker).
  21. Keahlian kecakapan hidup dan berprestasi sesuai bakat dan minat
  22. Mendorong 100% pelajar memilih kelas peminatan berdasar bakat dan minatnya.
  23. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 ekstrakurikuler pilihan sesuai bakat dan minatnya.
  24. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 program life skill sesuai bakat dan minatnya.
  25. Mengikutsertakan 100% pelajar pada minimal 1 lomba/kompetisi akademik dan non akademik per tahun.

Dalam upaya mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan SMA Negeri 7 Pandeglang menyusun beberapa rencana strategi pelaksanaan. Adapun strategi-strategi tersebut adalah :

  1. Menyusun tim penjamin mutu dan tim pengembang kurikulum
  2. Melakukan analisis konteks terhadap kondisi dan lingkungan sekolah.
  3. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, pakar, perwakilan DUDI (Dunia usaha dan dunia industri) dan komite sekolah
  4. Melakukan analisis kebutuhan program sekolah (kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, pelatihan, pengadaan sarana prasarana, kegiatan pendukun, dan lain-lain) untuk mendukung pelaksanaan rencana kurikulum operasional sekolah yang sudah disusun.
  5. Menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) berdasar analisis kebutuhan program.
  6. Menyusun rencana serta instrumen Evaluasi, Pendampingan dan Pengembangan dengan melihat berbagai sisi (guru, tenaga kependidikan, pelajar, orang tua dan komite sekolah).
  7. Melaksanakan kurikulum operasional sekolah dengan evaluasi harian, 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun.
  8. Melaksanakan program perbaikan berdasar prioritas 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun.
  9. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah berdasar hasil evaluasi dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, pakar, perwakilan DUDI (Dunia usaha dan dunia industri) dan komite sekolah.
Visi, dan Misi PPID PEMBANTU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.